lahatsatu.com – Perum BULOG diproyeksikan mencatat keuntungan bersih sebesar Rp 1,14 triliun pada akhir tahun 2026 sebuah pencapaian historis yang belum pernah terjadi sebelumnya. Lonjakan performa finansial ini tak lepas dari dukungan penuh pemerintah yang secara signifikan memperkuat posisi BULOG sebagai garda terdepan ketahanan pangan nasional.
Direktur Utama Perum BULOG Letnan Jenderal TNI Purn Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan apresiasi mendalam kepada Presiden Republik Indonesia dan jajaran kabinet. Ucapan terima kasih khusus ditujukan kepada Menteri Koordinator Bidang Pangan Menteri Pertanian yang juga Kepala Badan Pangan Nasional Menteri Keuangan dan Menteri Sekretaris Negara atas langkah-langkah strategis yang telah diimplementasikan. Kebijakan-kebijakan ini dinilai krusial dalam memberikan ruang gerak lebih luas bagi BULOG untuk menjalankan mandatnya secara optimal sekaligus menciptakan efisiensi anggaran negara.

Salah satu kebijakan vital adalah penetapan Peraturan Bapanas Nomor 3 tanggal 29 Juli 2026. Regulasi ini secara resmi merevisi margin penugasan BULOG menjadi 7 persen atau setara Rp 970 per unit meningkat drastis dari skema sebelumnya yang hanya Rp 50. Penyesuaian ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam menjaga keberlanjutan operasional BULOG. Selain itu pemerintah juga memberikan relaksasi berupa keringanan bunga perbankan untuk pembiayaan operasional BULOG yang berhasil menghemat anggaran negara hingga Rp 1,07 triliun.
Menurut Rizal dukungan pemerintah ini menjadi landasan kokoh bagi transformasi BULOG menuju lembaga pangan negara yang semakin profesional mandiri dan sehat secara finansial. "Dukungan penuh Bapak Presiden beserta jajaran pemerintah adalah energi besar bagi kami untuk terus menggenjot kinerja. Kebijakan strategis ini tidak hanya memperkuat pelaksanaan penugasan namun juga menciptakan tata kelola yang lebih sehat sehingga BULOG dapat menjalankan fungsinya secara berkelanjutan demi mewujudkan swasembada pangan nasional" jelas Rizal dalam keterangan tertulis Senin 3 Agustus 2026.
Capaian laba triliunan rupiah yang diproyeksikan ini akan menjadi babak baru bagi BULOG menandai lompatan signifikan dalam penataan manajemen efisiensi dan keberlanjutan bisnis perusahaan. Keuntungan tersebut tidak akan berhenti di angka saja. Rizal menegaskan bahwa penguatan kondisi keuangan ini akan dikembalikan untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.
BULOG berencana mengalokasikan dana lebih untuk biaya operasional pemeliharaan gudang memodernisasi sistem penyimpanan komoditas pangan serta merekrut tenaga ahli dalam penjaminan kualitas di seluruh rantai penugasan. Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh komoditas pangan yang dikelola dan disalurkan BULOG tetap memenuhi standar baku mutu aman dikonsumsi dan memberikan manfaat optimal bagi seluruh lapisan masyarakat.
Ke depan BULOG berkomitmen untuk terus mengintensifkan kolaborasi dengan seluruh kementerian lembaga pemerintah daerah serta berbagai pihak terkait. Sinergi yang kuat ini diharapkan menjadi fondasi bagi BULOG untuk menjalankan penugasan secara profesional akuntabel dan berkelanjutan demi menjamin ketersediaan pangan nasional dan mewujudkan swasembada pangan Indonesia.




