Grab Raup Untung, GoTo Gojek Tokopedia Masih Merugi

Perusahaan transportasi online Grab berhasil mencatatkan keuntungan pada kuartal III tahun ini, sementara pesaingnya, GoTo Gojek Tokopedia, masih menelan kerugian. Grab meraup keuntungan sebesar US$

Agus sujarwo

Grab Raup Untung, GoTo Gojek Tokopedia Masih Merugi

Perusahaan transportasi online Grab berhasil mencatatkan keuntungan pada kuartal III tahun ini, sementara pesaingnya, GoTo Gojek Tokopedia, masih menelan kerugian.

Grab meraup keuntungan sebesar US$ 15 juta atau setara dengan Rp 236,1 miliar (kurs Rp 15.742 per US$) pada periode Juli hingga September. Keuntungan ini merupakan yang pertama kali diraih Grab sejak akhir tahun lalu, setelah sebelumnya mengalami kerugian pada kuartal I dan II tahun 2024.

Grab Raup Untung, GoTo Gojek Tokopedia Masih Merugi
Gambar Istimewa : cdn1.katadata.co.id

"Kuartal ketiga merupakan kuartal yang kuat bagi kami," ujar CEO Grab Group, Anthony Tan, dalam keterangan pers. "Seiring dengan investasi yang kami lakukan di seluruh bisnis, kami berhasil mempercepat pertumbuhan transaksi layanan on-demand."

Anthony menambahkan bahwa Grab tetap optimistis dengan prospek pertumbuhan jangka panjang di Asia Tenggara dan terus berupaya untuk menangkap tren permintaan pengguna yang kuat, meningkatkan peluang pendapatan bagi mitra, serta mendorong inovasi teknologi untuk meningkatkan efisiensi.

Chief Financial Officer Grab, Peter Oey, juga menyampaikan bahwa EBITDA yang Disesuaikan terus naik selama 11 kuartal berturut-turut. Arus kas bebas yang disesuaikan pada kuartal III juga merupakan yang tertinggi sejak awal perusahaan berdiri.

"Dengan momentum kuat di seluruh bisnis, kami berharap dapat memberikan pertumbuhan GMV on-demand pada kuartal keempat, serta meningkatkan prospek pendapatan dan EBITDA yang Disesuaikan sepanjang tahun," tambah Peter Oey.

Di sisi lain, GoTo Gojek Tokopedia mencatatkan kerugian susut 55% menjadi Rp 4,31 triliun selama periode Januari hingga September. Meskipun demikian, perusahaan mengklaim bahwa mereka berada di jalur yang tepat untuk mencapai titik impas (breakeven) pada tahun buku 2024.

"Perseroan berada di jalur yang tepat untuk memenuhi pedoman kinerja EBITDA yang disesuaikan mencapaia titik impas atau breakeven untuk keseluruhan tahun buku 2024," demikian keterangan pers GoTo Gojek Tokopedia.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Klik Laporkan. Terima Kasih
Laporkan

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar

ads cianews.co.id banner 1