Miliarder Elon Musk kembali mencetak rekor. Kekayaannya menembus angka fantastis US$ 442 miliar atau setara Rp 7.111 triliun (kurs US$ 1 = Rp 16.008) berdasarkan data Bloomberg Billionaires Index per Jumat (13/12). Prestasi ini mengukuhkannya sebagai orang pertama di dunia yang mencapai kekayaan bersih US$ 400 miliar, sebuah tonggak sejarah baru bagi individu terkaya.
Bloomberg melaporkan bahwa lonjakan kekayaan Musk ini tak lepas dari beberapa faktor. Kemenangan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, bulan lalu, memberikan dampak positif signifikan terhadap portofolionya. Saham SpaceX, salah satu perusahaannya, meningkat tajam, menambah kekayaannya sekitar US$ 50 miliar.

Kenaikan signifikan juga berasal dari melonjaknya harga saham Tesla Inc. Pada Rabu (11/12), harga saham Tesla mencapai rekor tertinggi, US$ 424,77, mendorong kekayaan Musk mencapai puncaknya, US$ 447 miliar. Sebagai pemegang saham individu terbesar Tesla, Musk secara langsung merasakan dampak positif dari kenaikan ini. Sejak Pemilu Amerika, harga saham Tesla telah meningkat hingga 65%.
Kontribusi lain datang dari perusahaan rintisan kecerdasan buatan miliknya, xAI. Nilai perusahaan ini meningkat lebih dari dua kali lipat menjadi US$ 50 miliar pada November lalu, di tengah putaran pendanaan baru, menurut laporan Wall Street Journal.
Secara keseluruhan, kekayaan Musk bertambah sekitar US$ 136 miliar sejak 5 November, menurut Bloomberg Billionaires Index. Meskipun posisi puncak daftar orang terkaya dunia sering berganti, kekayaan Musk saat ini jauh melampaui para pesaingnya.




