Dominasi Vietnam dalam Rantai Pasokan Apple: 35 Pabrik vs Satu di Indonesia

Ketimpangan signifikan terlihat dalam peta rantai pasokan Apple di Asia Tenggara. Vietnam mendominasi dengan 35 pabrik yang memproduksi berbagai perangkat Apple, mulai dari iPhone hingga

Agus sujarwo

Dominasi Vietnam dalam Rantai Pasokan Apple: 35 Pabrik vs Satu di Indonesia

Ketimpangan signifikan terlihat dalam peta rantai pasokan Apple di Asia Tenggara. Vietnam mendominasi dengan 35 pabrik yang memproduksi berbagai perangkat Apple, mulai dari iPhone hingga iPad. Bandingkan dengan Indonesia yang hanya memiliki satu pabrik di Bandung, Jawa Barat, yang khusus memproduksi busa untuk Airpod Max. Perbedaan ini menimbulkan pertanyaan mengenai kesetaraan tawaran investasi bagi negara-negara di kawasan tersebut.

Data Lahatsatu menunjukkan, sebanyak 35 pemasok Apple tersebar di berbagai provinsi Vietnam. Sebagian besar berlokasi di wilayah utara, memudahkan akses ke rantai pasokan di Cina selatan. Keberadaan tenaga kerja terampil dan murah di Vietnam utara, yang secara historis menjadi pusat manufaktur elektronik, turut menjadi faktor pendorong. Nama-nama besar seperti Foxconn, Luxshare, Samsung, Intel, dan LG tercatat sebagai pemain kunci dalam rantai pasokan Apple di Vietnam.

Dominasi Vietnam dalam Rantai Pasokan Apple: 35 Pabrik vs Satu di Indonesia
Gambar Istimewa : cdn1.katadata.co.id

Laporan dari Vietnam Investment Review pada April lalu menyebutkan bahwa Vietnam telah menambahkan delapan mitra baru, sehingga total mencapai 35 pabrik. Jumlah ini menjadikan Vietnam sebagai negara dengan pabrik Apple terbanyak di Asia Tenggara, menggeser posisi Thailand. Vietnam bahkan menempati peringkat keempat dalam daftar pemasok global Apple.

Pertumbuhan pesat jumlah pemasok Apple di Vietnam dalam delapan tahun terakhir tak lepas dari beberapa faktor. Di antaranya adalah upaya Apple untuk mengurangi ketergantungan pada Cina, mengurangi risiko rantai pasokan, dan memanfaatkan perkembangan kemampuan manufaktur Vietnam. Analis memprediksi kontribusi Vietnam terhadap produksi Apple akan terus meningkat, diperkirakan mencapai 20% untuk iPad dan Apple Watch, 5% untuk MacBook, dan 65% untuk AirPods pada tahun 2025.

Investasi Apple di Vietnam pun terbilang signifikan. Sejak 2019, raksasa teknologi AS ini telah menggelontorkan dana sebesar 400 triliun dong (sekitar Rp 256 triliun) dan telah menciptakan lapangan kerja bagi sekitar 200 ribu pekerja melalui rantai pasokan dan ekonomi aplikasi iOS. Kunjungan CEO Apple, Tim Cook, ke Vietnam pada April lalu semakin mengukuhkan komitmen perusahaan untuk meningkatkan pengeluaran pada pemasok lokal dan mendukung inovasi di negara tersebut. Sebaliknya, minimnya investasi Apple di Indonesia menjadi sorotan dan perlu dikaji lebih lanjut.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Klik Laporkan. Terima Kasih
Laporkan

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar

ads cianews.co.id banner 1