Bocor Rencana Besar Infrastruktur RI 2026

lahatsatu.com – Jakarta – Sebuah pertemuan penting terjadi di Kantor Kementerian Pekerjaan Umum pada Kamis 3 September 2026. Menteri PU Dody Hanggodo menyambut kehadiran Utusan

Agus sujarwo

Bocor Rencana Besar Infrastruktur RI 2026

lahatsatu.com – Jakarta – Sebuah pertemuan penting terjadi di Kantor Kementerian Pekerjaan Umum pada Kamis 3 September 2026. Menteri PU Dody Hanggodo menyambut kehadiran Utusan Khusus Presiden Bidang Energi dan Iklim Hashim Djojohadikusumo. Agenda utama diskusi mereka adalah merumuskan strategi pembangunan infrastruktur yang lebih produktif, merata, dan berkelanjutan di Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Hashim Djojohadikusumo menyampaikan pandangan visionernya. Menurutnya, pembangunan infrastruktur tidak boleh hanya berfokus pada pertumbuhan ekonomi semata. Lebih dari itu, ia menekankan pentingnya infrastruktur sebagai motor penggerak penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan masyarakat, serta percepatan upaya penanggulangan kemiskinan di seluruh pelosok negeri.

Bocor Rencana Besar Infrastruktur RI 2026
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Menteri Dody Hanggodo menyambut baik masukan berharga dari Utusan Khusus Presiden. Dody menegaskan bahwa setiap proyek infrastruktur harus mampu memberikan dampak nyata dan positif bagi kehidupan rakyat, serta menjadi salah satu pilar utama dalam peningkatan kesejahteraan.

"Peningkatan perekonomian memang krusial. Namun, tujuan akhir yang ingin kita raih adalah semakin banyaknya warga yang memiliki pekerjaan, bertambahnya keluarga dengan penghasilan stabil, dan semakin banyak masyarakat yang berhasil keluar dari jerat kemiskinan. Program padat karya yang terus kami galakkan menjadi salah satu instrumen penting untuk mencapai itu," jelas Dody.

Selain aspek ekonomi dan sosial, Hashim juga mengingatkan urgensi menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan. Hal ini sejalan dengan komitmen Kementerian PU untuk mengintensifkan penerapan prinsip infrastruktur hijau dalam setiap tahapan pembangunan dan pengelolaan.

"Infrastruktur berwawasan lingkungan adalah bagian integral dari ikhtiar kita. Apa yang kita bangun hari ini pada akhirnya akan menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang," tambah Dody.

Menteri Dody menyatakan bahwa seluruh saran dan pandangan yang disampaikan Hashim Djojohadikusumo menjadi bahan pertimbangan krusial bagi Kementerian PU dalam mengarahkan pembangunan agar lebih efektif dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi seluruh lapisan masyarakat.

Menurut Dody, masukan tersebut sangat selaras dengan visi PU608, yang menempatkan infrastruktur sebagai instrumen vital untuk mengerek produktivitas dan daya saing bangsa. Visi ini juga mendukung pencapaian target nasional, termasuk menekan Incremental Capital Output Ratio (ICOR) di bawah 6, mewujudkan nol persen kemiskinan, serta menopang pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen.

"Kami di Kementerian PU berkomitmen penuh untuk terus menavigasikan setiap program agar cita-cita besar Presiden Prabowo Subianto dalam memberantas kemiskinan benar-benar menyentuh langsung masyarakat yang membutuhkan," tegas Dody.

Dody menambahkan, pembangunan infrastruktur ke depan harus senantiasa memastikan adanya keseimbangan harmonis antara keuntungan ekonomi, pemerataan akses, dan keberlanjutan lingkungan. Dengan pendekatan komprehensif ini, infrastruktur diharapkan tidak hanya menjadi aset fisik semata, melainkan juga mampu membuka gerbang kesempatan kerja dan meningkatkan kualitas hidup komunitas.

"Banyak hal yang saya dengar dan catat hari ini. Terima kasih, Pak Hashim, atas waktu, perhatian, serta nasihatnya yang berharga. InsyaAllah,

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Klik Laporkan. Terima Kasih
Laporkan

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar