Bocor Percakapan Penting Pramono dan Prabowo di LRT

lahatsatu.com – Suasana santai di dalam gerbong LRT Jakarta mendadak hangat dengan perbincangan serius antara Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Presiden Prabowo Subianto. Di

Agus sujarwo

Bocor Percakapan Penting Pramono dan Prabowo di LRT

lahatsatu.com – Suasana santai di dalam gerbong LRT Jakarta mendadak hangat dengan perbincangan serius antara Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Presiden Prabowo Subianto. Di tengah perjalanan uji coba rute baru, Pramono secara blak-blakan mengajukan permohonan penting kepada kepala negara: bantuan pendanaan dari Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara untuk proyek lanjutan LRT Jakarta.

Momen tersebut terjadi saat keduanya meninjau langsung perpanjangan jalur LRT dari Kelapa Gading hingga Manggarai. Pramono mengungkapkan bahwa selama ini, beban pembiayaan proyek infrastruktur vital ini sepenuhnya ditanggung oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. "Jika Bapak Presiden berkenan, kami hanya butuh sedikit dukungan dari Danantara. Selama ini Jakarta sendiri yang menanggung," ujar Pramono, seperti terekam dalam tayangan YouTube Sekretariat Presiden.

Bocor Percakapan Penting Pramono dan Prabowo di LRT
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Mendengar permohonan tersebut, Presiden Prabowo menanggapi dengan senyum dan candaan ringan. "Jakarta kan kaya," balas Prabowo, memancing tawa. Perpanjangan rute LRT Jakarta menuju Manggarai sendiri baru saja diresmikan Prabowo pada Rabu (16/9/2026), setelah menelan investasi Rp 12,1 triliun untuk jalur sepanjang 12,2 kilometer.

Namun, ambisi pengembangan LRT Jakarta tak berhenti di situ. Rencana besar selanjutnya adalah memperpanjang jalur dari Manggarai hingga Dukuh Atas, yang diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp 2,7 triliun. Pengerjaan segmen ini ditargetkan dimulai awal 2027 dan rampung pada 2029. Pramono menyebut opsi pendanaan bisa berasal dari obligasi, APBD, atau kembali lagi, dari Danantara.

Lebih jauh, visi konektivitas LRT Jakarta juga mencakup integrasi dengan fasilitas penting lainnya. Dari Kelapa Gading, jalur akan diperpanjang menuju Jakarta International Stadium (JIS), sementara dari Velodrome akan tersambung langsung ke Stasiun Kereta Cepat Whoosh di Halim. "Kami sangat gembira karena sesuai arahan Bapak Presiden, kami akan teruskan hingga JIS dan Whoosh," pungkas Pramono, menegaskan komitmen Pemprov DKI dalam mewujudkan transportasi publik terpadu.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Klik Laporkan. Terima Kasih
Laporkan

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar