Bendungan Jlantah Siap Perluas Jaringan Irigasi, Tingkatkan Produktivitas Pertanian

Karanganyar, Lahatsatu.com – Bendungan Jlantah yang telah rampung dibangun sejak tahun 2024, kini difokuskan untuk meningkatkan produktivitas pertanian melalui perluasan jaringan irigasi. Menteri Pekerjaan Umum,

Agus sujarwo

Bendungan Jlantah Siap Perluas Jaringan Irigasi, Tingkatkan Produktivitas Pertanian

Karanganyar, Lahatsatu.com – Bendungan Jlantah yang telah rampung dibangun sejak tahun 2024, kini difokuskan untuk meningkatkan produktivitas pertanian melalui perluasan jaringan irigasi. Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, meninjau langsung bendungan yang terletak di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, pada Sabtu (14/2/2026).

Dalam kunjungannya, Dody menyampaikan rencana pembukaan jaringan irigasi baru yang terhubung dengan Bendungan Jlantah. Ia mengakui bahwa pembebasan lahan menjadi tantangan utama dalam mewujudkan rencana tersebut. Diharapkan, proses pembebasan lahan dapat diselesaikan tahun ini, sehingga pengerjaan fisik dapat segera dimulai.

Bendungan Jlantah Siap Perluas Jaringan Irigasi, Tingkatkan Produktivitas Pertanian
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

"Kita membahas rencana untuk membuat beberapa saluran irigasi baru untuk memperkuat produktivitas tanaman padi di sekitar sini. Progresnya sudah selesai, dan mudah-mudahan semua pembebasan tanah yang diperlukan selesai tahun ini. Kita bisa mulai pengerjaan fisik," ujar Dody.

Bendungan Jlantah memiliki kapasitas tampung hampir 12 juta meter kubik (11,82 juta meter kubik) dan saat ini mampu mengairi 800 hektare sawah melalui jaringan yang sudah ada. Dody menargetkan perluasan jangkauan irigasi hingga 1.500 hektare sawah.

"Kita akan meningkatkan sampai dengan 1.500 hektare. Jadi, dengan membangun jaringan irigasi, kita bisa menarik sekitar 700-an lebih hektare yang ada di sekitar area sini," jelas Dody.

Bendungan yang dibangun dengan investasi Rp 1,02 triliun ini tidak hanya bermanfaat untuk irigasi, tetapi juga menyediakan 150 liter per detik air baku untuk masyarakat. Selain itu, Bendungan Jlantah mampu mereduksi banjir sebesar 70,33 meter kubik per detik atau 51,26% dari debit banjir periode ulang 50 tahun. Bendungan ini juga berpotensi menghasilkan listrik melalui Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) sebesar 0,625 megawatt.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Klik Laporkan. Terima Kasih
Laporkan

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar

ads cianews.co.id banner 1