lahatsatu.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia baru-baru ini menyoroti fenomena perpindahan signifikan konsumen dari bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi ke BBM bersubsidi. Kondisi ini, menurut Bahlil, dipicu oleh gejolak harga minyak mentah dunia yang kembali melambung tinggi.
Bahlil menjelaskan, harga minyak global kini telah menembus level 100 dolar AS per barel. Kenaikan drastis ini secara otomatis mendongkrak harga BBM nonsubsidi di pasaran domestik. Sementara itu, pemerintah tetap mempertahankan harga BBM bersubsidi agar tidak mengalami kenaikan, menciptakan disparitas harga yang





