AS dan China Capai Titik Temu, Keran Mineral Langka Kembali Dibuka

Jakarta, Lahatsatu.com – Amerika Serikat dan China dikabarkan telah mencapai kesepakatan terkait perdagangan, yang membuka jalan bagi percepatan pengiriman mineral tanah jarang dari China ke

Agus sujarwo

AS dan China Capai Titik Temu, Keran Mineral Langka Kembali Dibuka

Jakarta, Lahatsatu.com – Amerika Serikat dan China dikabarkan telah mencapai kesepakatan terkait perdagangan, yang membuka jalan bagi percepatan pengiriman mineral tanah jarang dari China ke AS. Kesepakatan ini diumumkan oleh seorang pejabat Gedung Putih pada Kamis lalu, di tengah upaya kedua negara untuk meredakan ketegangan perang dagang yang telah berlangsung lama.

Presiden AS, Donald Trump, sebelumnya mengindikasikan adanya kesepakatan dengan China pada hari Rabu, meskipun tanpa memberikan rincian lebih lanjut mengenai potensi perjanjian terpisah dengan India.

AS dan China Capai Titik Temu, Keran Mineral Langka Kembali Dibuka
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Kesepakatan ini merupakan tindak lanjut dari pembicaraan perdagangan AS-China yang berlangsung di Jenewa pada bulan Mei. Dalam pertemuan tersebut, Beijing berjanji untuk menghapus tindakan balasan non-tarif yang diberlakukan terhadap AS sejak 2 April. Namun, mekanisme pencabutan tindakan tersebut masih belum jelas.

Sebagai respons terhadap tarif baru yang dikenakan AS, China sebelumnya menangguhkan ekspor berbagai mineral kritis dan magnet, yang menyebabkan gangguan pada rantai pasokan global. Hal ini berdampak signifikan bagi produsen mobil, perusahaan kedirgantaraan, produsen semikonduktor, dan kontraktor militer di seluruh dunia.

"Pemerintah dan China sepakat untuk melakukan kesepahaman tambahan untuk kerangka kerja guna mengimplementasikan perjanjian Jenewa," ujar seorang pejabat Gedung Putih. Kesepakatan ini berfokus pada percepatan pengiriman tanah jarang ke AS.

Sekretaris Perdagangan AS, Howard Lutnick, sebelumnya juga mengisyaratkan bahwa China akan kembali memasok mineral tanah jarang ke AS. "Mereka akan mengirimkan tanah jarang kepada kami. (Dan begitu mereka melakukannya), kami akan mencabut tindakan balasan kami," katanya.

Kementerian Perdagangan China mengonfirmasi bahwa kedua negara telah menyetujui rincian tentang kerangka kerja implementasi konsensus pembicaraan perdagangan Jenewa. China akan menyetujui aplikasi ekspor barang-barang yang dikendalikan sesuai dengan hukum, namun tidak secara spesifik menyebutkan tentang tanah jarang.

Meskipun kesepakatan ini menunjukkan potensi kemajuan dalam hubungan dagang kedua negara, hal ini juga menggarisbawahi masih panjangnya jalan menuju kesepakatan perdagangan final dan definitif.

Sebelumnya, China sangat ketat dalam menerapkan pembatasan penggunaan ganda pada tanah jarang, memastikan bahwa bahan-bahan tersebut tidak dialihkan untuk keperluan militer AS, yang memperlambat proses perizinan.

Kesepakatan Jenewa sempat terancam akibat pembatasan ekspor mineral penting oleh China, yang mendorong pemerintahan Trump untuk merespons dengan kontrol ekspornya sendiri, termasuk penghentian pengiriman perangkat lunak desain semikonduktor, pesawat terbang, dan barang-barang lainnya ke China.

Namun, pada awal Juni, sumber Reuters melaporkan bahwa China telah memberikan lisensi ekspor sementara kepada pemasok tanah jarang dari tiga produsen mobil teratas AS, menyusul gangguan rantai pasokan yang diakibatkan oleh pembatasan ekspor.

Tidak lama setelah itu, Trump mengumumkan adanya kesepakatan dengan China di mana Beijing akan memasok magnet dan mineral tanah jarang, sementara AS akan mengizinkan mahasiswa China untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi dan universitasnya.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Klik Laporkan. Terima Kasih
Laporkan

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar

ads cianews.co.id banner 1