Tol Semarang-Demak Seksi 1 Dikebut, Target Beroperasi 2027

Semarang, Lahatsatu.com – Pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak Seksi 1 (Kaligawe-Sayung) terus menunjukkan perkembangan signifikan. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengumumkan bahwa hingga saat ini, progres konstruksi

Agus sujarwo

Tol Semarang-Demak Seksi 1 Dikebut, Target Beroperasi 2027

Semarang, Lahatsatu.com – Pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak Seksi 1 (Kaligawe-Sayung) terus menunjukkan perkembangan signifikan. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengumumkan bahwa hingga saat ini, progres konstruksi tol sepanjang 10,64 kilometer itu telah mencapai 58,31%.

Tol Semarang-Demak Seksi 1 ini dirancang secara khusus dengan mengintegrasikan tanggul laut (Giant Sea Wall) dan sistem polder. Selain berfungsi sebagai jalur transportasi yang vital, tol ini juga diharapkan menjadi solusi efektif untuk mengatasi banjir rob yang sering melanda kawasan Kaligawe dan sekitarnya.

Tol Semarang-Demak Seksi 1 Dikebut, Target Beroperasi 2027
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat penyelesaian proyek ini. "Pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak Seksi Kaligawe-Sayung terus dipercepat untuk mendukung pengendalian banjir rob di kawasan Kaligawe dan sekitarnya," ujarnya.

Berbagai upaya pengendalian banjir rob di wilayah Kaligawe-Terboyo-Sayung juga dilakukan secara paralel dengan pembangunan tol. Upaya tersebut meliputi pembangunan kolam retensi, rumah pompa, serta sodetan Sayung.

"Pengendalian rob Kaligawe terus kita kerjakan, memang sekarang masih belum selesai, dan ini saya lihat langsung progresnya," imbuh Dody saat meninjau langsung perkembangan proyek.

Data per 24 November 2025 menunjukkan bahwa progres konstruksi dibagi menjadi tiga paket pekerjaan. Paket 1A mencatat realisasi 81,18%, Paket 1B mencapai 55,39%, dan Paket 1C sebesar 45,82%. Percepatan dilakukan pada pekerjaan struktur, tanggul laut, dan fasilitas utama untuk mendukung fungsi polder.

Selain pembangunan tol terintegrasi tanggul laut, Kementerian PU juga melakukan penanganan banjir rob dengan menyiapkan mobile pump di titik-titik rawan genangan di Kaligawe dan Sayung.

Kementerian PU juga tengah membangun sistem pengendali banjir Tenggang-Sringin Tahap 1, yang terdiri dari pembangunan enam rumah pompa berkapasitas total 81 meter kubik per detik dan tanggul sungai sepanjang 10,53 kilometer. Sistem ini akan menjadi penguat utama sistem polder Tanggul Laut Semarang-Demak.

Diharapkan, infrastruktur ini akan mereduksi banjir pada area seluas 4.429 hektare dan melindungi 254.546 jiwa di Kecamatan Pedurungan, Gayamsari, dan Genuk.

Dengan progres yang berjalan sesuai rencana, Jalan Tol Semarang-Demak Seksi 1 ditargetkan beroperasi pada April 2027. Kehadirannya diharapkan tidak hanya menjadi solusi permanen terhadap genangan rob, tetapi juga meningkatkan kelancaran arus logistik di jalur Pantura.

"Kita ingin pastikan progres di lapangan berjalan baik. Tol ini bukan hanya infrastruktur transportasi, tetapi tameng utama kita terhadap rob di Semarang," pungkas Dody.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Klik Laporkan. Terima Kasih
Laporkan

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar

ads cianews.co.id banner 1