Terbongkar Skandal Beras Fortifikasi Triliunan

lahatsatu.com – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman baru-baru ini menggemparkan publik dengan mengungkap dugaan praktik penipuan besar-besaran dalam peredaran beras fortifikasi di Indonesia. Skandal ini

Agus sujarwo

Terbongkar Skandal Beras Fortifikasi Triliunan

lahatsatu.com – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman baru-baru ini menggemparkan publik dengan mengungkap dugaan praktik penipuan besar-besaran dalam peredaran beras fortifikasi di Indonesia. Skandal ini diperkirakan telah merugikan negara dan masyarakat hingga puluhan triliun rupiah, bahkan mencapai angka fantastis Rp 89 triliun.

Dalam sebuah konferensi pers di kantor Kementerian Pertanian Jakarta Selatan, Selasa lalu, Mentan Amran membeberkan hasil investigasi yang mengejutkan. Dari total 27 merek beras fortifikasi yang diperiksa, sebanyak 25 merek dinyatakan tidak memenuhi standar klaim gizi yang tertera pada kemasan. Hanya dua merek yang lolos uji dan sesuai dengan janji produsen. Beberapa merek ternama yang disebut-sebut dalam pemeriksaan antara lain Sumo Rojolele dan Idola.

Terbongkar Skandal Beras Fortifikasi Triliunan
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Amran menyoroti ketidakwajaran harga beras fortifikasi di pasaran. Ia menemukan bahwa beras jenis ini dijual dengan harga mencapai Rp 57.000 per kilogram. Padahal, menurut perhitungan yang akurat, biaya produksi beras fortifikasi seharusnya hanya berkisar Rp 13.000 hingga Rp 14.000 per kilogram, termasuk tambahan biaya fortifikasi sekitar Rp 1.000. Selisih harga yang mencolok ini, yakni sekitar Rp 44.000 per kilogram untuk harga tertinggi, diduga kuat merupakan bentuk penipuan yang merugikan konsumen.

"Bagaimana mungkin masyarakat berpenghasilan rendah mampu membeli beras seharga Rp 57.000 per kilogram, sementara kandungan vitamin yang dijanjikan di labelnya tidak sesuai," tegas Amran. Ia menambahkan bahwa praktik ini telah melenceng jauh dari tujuan awal program beras fortifikasi yang seharusnya membantu peningkatan gizi masyarakat.

Estimasi kerugian akibat dugaan penipuan beras fortifikasi ini mencapai Rp 89 triliun. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa 39% beras yang beredar di pasaran adalah jenis premium dan fortifikasi. Namun, Amran mencurigai adanya pergeseran, di mana beras premium seolah lenyap dan berganti rupa menjadi beras fortifikasi yang bermasalah. Secara rata-rata, harga jual beras fortifikasi yang terdeteksi adalah Rp 23.385 per kilogram, jauh di atas harga wajarnya Rp 13.689 per kilogram. Ini berarti ada selisih rata-rata Rp 9.695 per kilogram yang diduga hasil penipuan.

Berikut adalah daftar 25 merek beras fortifikasi yang diduga melakukan praktik penipuan karena tidak sesuai dengan klaim gizi pada kemasan:

  1. Idola Fortifikasi
  2. Idola High Quality Whole Grain Rice
  3. Idola Long Grain Rice
  4. Ikan Mas Cupang
  5. AAA Wijaya Kusuma
  6. Cantik Manis
  7. Penari Bangkok
  8. Topi Koki Short Grain
  9. Topi Koki Setra Royale
  10. Topi Koki Long Grain Crystal
  11. HOK-1 Gohan
  12. Maknyuss Pulen Gizi
  13. Anak Raja Fortifikasi
  14. Anak Raja Nusantara
  15. Top Anak Raja
  16. PMS Induk Ayam
  17. Sumo
  18. Rasvit
Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Klik Laporkan. Terima Kasih
Laporkan

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar