Startup Berburu Dana Jumbo: Kesehatan Lebih Diminati Dibanding AI

Meski investasi di perusahaan rintisan secara global mengalami penurunan, pendanaan jumbo startup, atau lebih dari US$ 100 juta, justru menunjukkan tren positif. Investor besar tampaknya

Agus sujarwo

Startup Berburu Dana Jumbo: Kesehatan Lebih Diminati Dibanding AI

Meski investasi di perusahaan rintisan secara global mengalami penurunan, pendanaan jumbo startup, atau lebih dari US$ 100 juta, justru menunjukkan tren positif. Investor besar tampaknya lebih tertarik pada sektor kesehatan dan kecerdasan buatan (AI).

Berdasarkan data Crunchbase, sektor kesehatan, khususnya bioteknologi, menjadi primadona investor global sejak pandemi Covid-19. Laporan "The Crunchbase Megadeals Board" pada 24 Oktober menunjukkan, 87 dari total 240 megadeals diberikan kepada startup kesehatan bioteknologi dan perawatan kesehatan, sementara AI hanya meraih 26 megadeals.

Startup Berburu Dana Jumbo: Kesehatan Lebih Diminati Dibanding AI
Gambar Istimewa : cdn1.katadata.co.id

"Meskipun pendanaan ventura secara keseluruhan tampaknya masih lesu, investasi skala besar kembali marak tahun ini," tulis Crunchbase dalam laman resminya.

Beberapa startup kesehatan yang berhasil meraih pendanaan jumbo sejak awal tahun hingga Oktober, antara lain:

  • Radiology Partners: US$ 720 juta untuk layanan kesehatan.
  • Candid Therapeutics: US$ 370 juta untuk bioteknologi.
  • Foodsmart: US$ 200 juta untuk layanan kesehatan.
  • HarmonyCares: US$ 200 juta untuk layanan kesehatan.
  • Sidecar Health: US$ 165 juta untuk layanan kesehatan.

Di sisi lain, startup AI yang meraih investasi jumbo di antaranya:

  • OpenAI: US$ 6,6 miliar dengan valuasi US$ 157 miliar.
  • xAI: US$ 6 miliar dengan valuasi US$ 24 miliar.
  • Scale AI: US$ 1 miliar dengan valuasi US$ 13,8 miliar.

Meskipun jumlah kesepakatan di sektor kesehatan lebih tinggi, AI tetap menjadi sektor yang menjanjikan. Startup AI seperti OpenAI dan xAI berhasil menarik investasi besar dengan valuasi yang fantastis.

Tren ini menunjukkan bahwa investor semakin optimis dengan potensi pertumbuhan sektor kesehatan dan AI di masa depan. Keduanya diyakini akan memainkan peran penting dalam mengatasi berbagai tantangan global, mulai dari pandemi hingga perubahan iklim.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Klik Laporkan. Terima Kasih
Laporkan

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar

ads cianews.co.id banner 1