Jakarta – Nilai tukar rupiah kembali menunjukkan pelemahan terhadap mata uang dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini, Jumat (6/3). Pergerakan mata uang Negeri Paman Sam terpantau menguat dan sempat menyentuh level Rp 16.910 pada sesi perdagangan pagi.
Data dari Bloomberg menunjukkan, dolar AS mengalami kenaikan sebesar 0,03% dibandingkan penutupan perdagangan hari Kamis (5/3) yang berada di level Rp 16.903.

Meskipun demikian, pergerakan dolar AS terhadap mata uang global lainnya menunjukkan variasi. Terhadap Euro (EUR), dolar AS tercatat melemah sebesar 0,09%. Sebaliknya, terhadap Dolar Australia (AUD), mata uang AS ini justru menguat signifikan sebesar 0,43%.
Hal serupa juga terjadi terhadap Pound Sterling (GBP), di mana dolar AS mengalami penguatan tipis sebesar 0,09%. Namun, terhadap Yen Jepang (JPY), dolar AS harus rela melemah sebesar 0,06%.
Sementara itu, terhadap Franc Swiss (CHF) dan Dolar Kanada (CAD), dolar AS juga terpantau mengalami pelemahan masing-masing sebesar 0,10% dan 0,15%. Pergerakan nilai tukar ini menjadi perhatian pelaku pasar di tengah ketidakpastian ekonomi global.




