Jakarta – Nilai tukar rupiah kembali menghadapi tekanan dari mata uang dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Jumat pagi (27/3). Setelah sempat menunjukkan penguatan dan menjauhi level Rp 17.000, rupiah kini kembali melemah.
Data dari Bloomberg menunjukkan dolar AS menguat 0,15% dan berada pada level Rp 16.930. Pada penutupan perdagangan Kamis (26/3), rupiah berada di posisi Rp 16.904 per dolar AS.

Analis memperkirakan pergerakan dolar AS hari ini akan berada dalam kisaran Rp 16.906 hingga Rp 16.930.
Pergerakan dolar AS terhadap mata uang asing lainnya juga bervariasi. Dolar AS tercatat menguat terhadap Euro (EUR) sebesar 0,10% dan terhadap Pound Sterling (GBP) sebesar 0,09%. Penguatan juga terjadi terhadap Dolar Australia (AUD) sebesar 0,07%.
Namun, dolar AS melemah terhadap Yen Jepang (JPY) sebesar 0,16%, Dolar Kanada (CAD) sebesar 0,09%, dan Franc Swiss (CHF) sebesar 0,04%.



