lahatsatu.com – Presiden Prabowo Subianto menyuarakan desakan kuat agar lembaga keuangan internasional segera berbenah. Ia menekankan perlunya transformasi fundamental demi lebih peka terhadap aspirasi dan kebutuhan negara-negara berkembang.
Menurut Prabowo, badan-badan finansial global ini harus membuka jalan lebih lebar bagi akses permodalan dan sumber daya esensial. Tujuannya jelas, agar bangsa-bangsa yang tengah tumbuh dapat melaju pesat menuju kemajuan yang berkelanjutan. Pernyataan tegas ini disampaikan Prabowo dalam pidatonya di forum penting KTT BRICS India 2026.

Tak hanya itu, Prabowo juga menyoroti peran strategis aliansi BRICS. Ia berharap BRICS mampu mengukuhkan kapabilitasnya untuk berkontribusi pada stabilitas dan ketahanan global. Aliansi ekonomi ini juga diharapkan dapat mengerahkan potensi sumber daya guna memperkuat kapasitas negara-negara anggotanya yang berada di belahan bumi selatan.
"Dengan menggalang kekuatan finansial untuk pembangunan infrastruktur dan kemajuan ekonomi, kita dapat meningkatkan kemampuan negara-negara selatan untuk membiayai masa depannya sendiri," ujar Prabowo, menggarisbawahi pentingnya kemandirian.
Prabowo tak lupa menyitir adagium Nusantara yang sarat makna: ‘Bersatu Kita Teguh Terpecah Kita Runtuh’.




