Jakarta, Lahatsatu.com – Presiden terpilih Prabowo Subianto memberikan dukungan penuh terhadap percepatan program hilirisasi di Indonesia. Hal ini terungkap dalam pertemuan antara Prabowo dengan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani, di Hambalang.
Rosan menjelaskan bahwa program hilirisasi akan diperluas ke 13 lokasi strategis di seluruh Indonesia. Investasi yang masuk akan difokuskan pada berbagai sektor kunci, termasuk pengolahan sampah menjadi energi (waste to energy), pengembangan sumber daya mineral, industri agrikultur, sektor padat karya, hingga industri garmen.

"Terima kasih Bapak Presiden Prabowo atas arahan hari ini di Hambalang terkait perkembangan program hilirisasi yang selanjutnya akan dibangun di 13 lokasi di Indonesia," ujar Rosan melalui akun Instagram pribadinya.
Lebih lanjut, Rosan menekankan bahwa hilirisasi tidak lagi terbatas pada sektor energi dan mineral saja. Pemerintah kini mendorong ekspansi ke sektor pertanian dan perikanan, dengan harapan dapat menarik investasi berkualitas yang lebih besar.
Langkah ini diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja baru, mendorong pertumbuhan industri nasional, dan meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global. "Hilirisasi tidak hanya di bidang energi dan mineral, tetapi juga diperluas ke sektor pertanian dan perikanan. Investasi di Indonesia insyaAllah semakin bernilai tambah, membuka lebih banyak lapangan kerja, serta menggerakkan industri nasional agar semakin kompetitif," pungkas Rosan.




