Aceh Utara, Lahatsatu.com – Warga Desa Sawang, Kecamatan Sawang, Aceh Utara, mengubah limbah pelepah pinang menjadi piring ramah lingkungan yang bernilai ekonomi tinggi. Inovasi ini menjadi solusi kreatif dalam memanfaatkan sumber daya alam sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat setempat.
Sebelumnya kurang dimanfaatkan, pelepah pinang kini diolah menjadi produk yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga memiliki daya jual yang menjanjikan. Proses produksi piring pelepah pinang ini terus berjalan di Desa Sawang, menjadi bukti nyata pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan limbah.

Piring-piring unik ini telah menembus pasar di berbagai daerah, mulai dari Papua, Pulau Jawa, hingga pasar lokal di Aceh. Dengan harga sekitar Rp30 ribu per lusin, piring pelepah pinang ini menawarkan alternatif yang terjangkau dan kompetitif bagi konsumen yang peduli lingkungan. Keberhasilan ini menunjukkan potensi besar limbah pelepah pinang sebagai sumber daya ekonomi yang berkelanjutan.



