lahatsatu.com – Kondisi udara di Palangka Raya Kalimantan Tengah semakin mengkhawatirkan. Kota ini kini diselimuti kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan yang tak kunjung padam. Dampaknya terasa langsung pada kesehatan masyarakat yang mulai kesulitan bernapas.
Situasi darurat ini memicu lonjakan drastis permintaan tabung oksigen. Penjualan alat bantu pernapasan tersebut dilaporkan meningkat hingga tiga kali lipat dari angka normal. Warga berbondong-bondong mencari pasokan oksigen demi mengatasi gangguan pernapasan yang disebabkan oleh polusi udara ekstrem. Kekhawatiran akan ketersediaan pasokan oksigen pun mulai muncul di tengah masyarakat.





