Jakarta – Kabar gembira bagi para pemudik! Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengumumkan diskon tarif tol sebesar 30% untuk sejumlah ruas tol selama periode mudik dan balik Lebaran 2026. Kebijakan ini diharapkan dapat meringankan beban biaya perjalanan masyarakat yang akan merayakan Idul Fitri di kampung halaman.
Menteri PU, Dody Hanggodo, menjelaskan bahwa diskon tarif tol ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kenyamanan dan kelancaran mobilitas masyarakat selama musim mudik Lebaran. Kebijakan ini juga sejalan dengan pemberian diskon transportasi pada moda lainnya.

"Kami telah berkoordinasi dengan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) dan mereka menyambut baik inisiatif ini. Diskon 30% ini akan diterapkan pada ruas dan waktu yang telah ditetapkan oleh Kepala BPJT," ujar Dody dalam keterangan tertulisnya.
Jadwal dan Ruas Tol yang Mendapatkan Diskon
Diskon tarif tol 30% akan berlaku pada periode arus mudik tanggal 15-16 Maret 2026 dan arus balik tanggal 26-27 Maret 2026. Pemberlakuan diskon ini menggunakan sistem pembayaran uang elektronik untuk perjalanan jarak terjauh pada ruas-ruas tol yang telah ditentukan.
Berikut adalah daftar ruas tol yang akan mendapatkan diskon:
- Jakarta-Cikampek
- Jakarta-Cikampek Elevated (MBZ)
- Cikampek-Palimanan
- Palimanan-Kanci
- Kanci-Pejagan
- Pejagan-Pemalang
- Pemalang-Batang
- Batang-Semarang
- Semarang ABC
- Cipularang
- Padaleunyi
- Tangerang-Merak
- Cimanggis-Cibitung
- Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu)
- Kelapa Gading-Pulogebang
- Bakauheni-Terbanggi Besar
- Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayuagung
- Kayuagung-Palembang
- Indralaya-Prabumulih
- Pekanbaru-Dumai
- Pekanbaru-Bangkinang-Koto Kampar
- Indrapura-Kisaran
- Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat
- Belawan-Medan-Tanjung Morawa
- Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi
- Sigli-Banda Aceh Seksi 2-6
Selain memberikan diskon, pemerintah juga memastikan Standar Pelayanan Minimum (SPM) terpenuhi, mengoperasikan tambahan ruas jalan tol tanpa tarif, serta menyiapkan tambahan Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) baik operasional maupun fungsional.
Kesiapan Jaringan Jalan Nasional
Direktur Jenderal Bina Marga, Roy Rizali Anwar, menambahkan bahwa Kementerian PU telah menyiapkan strategi untuk memastikan kelancaran arus mudik dan balik, terutama pada jalur-jalur utama yang diprediksi akan mengalami peningkatan volume lalu lintas.
"Strategi utama kami adalah memastikan seluruh jalan nasional dalam kondisi mantap, tidak berlubang, dan seluruh bangunan pelengkap jalan dalam kondisi baik sehingga aman dan nyaman dilalui para pemudik," jelas Roy.
Jaringan jalan nasional non-tol sepanjang 47.603,39 km saat ini berada dalam kondisi mantap dengan tingkat kemantapan mencapai 93,5%. Sementara itu, jaringan jalan tol yang siap melayani arus mudik mencapai 3.115,98 km yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Untuk mengantisipasi potensi gangguan pada jalur mudik, Kementerian PU telah menyiapkan Disaster Relief Unit (DRU) yang dilengkapi dengan peralatan berat, material, dan personel pendukung yang siaga di berbagai wilayah. Sebanyak 1.461 unit peralatan disiapkan dan disebar di seluruh Indonesia selama periode siaga mudik.
Selain itu, Kementerian PU juga menyiapkan 496 posko mudik yang tersebar di seluruh Indonesia untuk memantau kondisi jalan serta memberikan dukungan teknis di lapangan. Masyarakat juga dapat mengakses informasi terkini mengenai kondisi jalan nasional dan jalan tol, titik rawan kemacetan maupun bencana, lokasi posko mudik, hingga layanan infrastruktur yang tersedia di sepanjang jalur mudik Lebaran 2026 melalui Microsite Informasi Jalur Lebaran di mudik.pu.go.id. Dengan berbagai persiapan ini, pemerintah berharap mudik Lebaran 2026 dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.




