Miliaran Rupiah Korupsi Eks Wamen di Galon Air

lahatsatu.com – Sebuah skandal korupsi mengguncang Irak setelah penyelidikan terhadap mantan Wakil Menteri Perminyakan Bidang Pengolahan, Adnan Al-Jumaili, mengungkap cara penyimpanan uang haram yang tak

Agus sujarwo

Miliaran Rupiah Korupsi Eks Wamen di Galon Air

lahatsatu.com – Sebuah skandal korupsi mengguncang Irak setelah penyelidikan terhadap mantan Wakil Menteri Perminyakan Bidang Pengolahan, Adnan Al-Jumaili, mengungkap cara penyimpanan uang haram yang tak lazim. Petugas anti-korupsi dibuat terkejut menemukan sebagian besar hasil kejahatan itu tersimpan rapi di dalam galon air minum.

Pengungkapan mengejutkan ini merupakan bagian dari operasi pemberantasan korupsi berskala besar pemerintah Irak yang dikenal dengan sandi ‘Solat al-Fajr’. Kampanye ini tidak hanya fokus pada penangkapan, tetapi juga merombak kerangka hukum demi memastikan proses investigasi dan penahanan tersangka berjalan efektif.

Miliaran Rupiah Korupsi Eks Wamen di Galon Air
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Dalam penggerebekan di kediaman Adnan Al-Jumaili di kota Tikrit, Provinsi Salahuddin, penyidik menemukan pemandangan yang tak terduga. Sebanyak sebelas galon air mineral, yang seharusnya berisi air bersih, justru dipenuhi tumpukan uang tunai dalam mata uang dolar AS. Menurut laporan dari Anadolu Ajansi, jumlah fantastis ini mencapai 20 juta dolar AS, setara dengan sekitar Rp 359,96 miliar, dengan kurs Rp 17.998 per dolar AS.

Tak hanya uang tunai yang disembunyikan secara unik, aparat penegak hukum juga berhasil mengamankan sekitar lima kilogram perhiasan emas murni dari lokasi yang sama. Dewan Yudisial Tertinggi Irak (SJC) mengonfirmasi penemuan ini, menjelaskan bahwa uang tersebut tersimpan dalam galon plastik yang disembunyikan di berbagai sudut rumah terdakwa.

Perkembangan kasus ini semakin memanas. Hakim penyidik dari Pengadilan Kriminal Pusat Irak yang khusus menangani kasus korupsi, mengeluarkan perintah penyitaan tambahan. Kali ini, aset yang dibekukan mencakup 25 miliar dinar Irak, atau sekitar 19 juta dolar AS, serta 1 juta dolar AS dalam bentuk tunai.

Secara keseluruhan, total aset yang berhasil disita dari Adnan Al-Jumaili kini membengkak menjadi 127 miliar dinar Irak, setara dengan 97 juta dolar AS, ditambah 24 juta dolar AS dalam bentuk tunai. Angka tersebut belum mencakup nilai properti mewah, sejumlah kendaraan, dan tumpukan emas yang juga telah diamankan oleh pihak berwenang. Dewan Yudisial Tertinggi Irak menegaskan bahwa proses investigasi masih terus berjalan intensif, dengan fokus mengejar keterlibatan pihak lain hingga seluruh prosedur hukum tuntas.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Klik Laporkan. Terima Kasih
Laporkan

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar