lahatsatu.com – Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau kembali memanas dengan letusan yang cukup signifikan. Namun, kabar baik datang dari sektor penerbangan, di mana operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta dipastikan tetap berjalan normal tanpa gangguan berarti. Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara menegaskan bahwa keselamatan penerbangan menjadi prioritas utama.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Lukman F. Laisa, menjelaskan pihaknya telah sigap menerima laporan awal mengenai erupsi tersebut. Informasi terkini didapatkan dari Kepala Stasiun Meteorologi BMKG Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Berdasarkan notifikasi ASHTAM Nomor VAWR3739 yang dirilis pada pukul 09.10 WIB, terungkap detail mengenai potensi sebaran abu vulkanik.

Data menunjukkan, radius penyebaran abu diperkirakan mencapai 31,4 kilometer dari Bandara Soekarno-Hatta. Sementara itu, jaraknya sekitar 18,5 kilometer dari Bandara Pondok Cabe dan 31,4 kilometer dari Bandara Halim Perdanakusuma. Meskipun demikian, hasil pemantauan intensif di Bandara Soekarno-Hatta menggunakan metode paper test VA hingga saat ini tidak mendeteksi adanya partikel abu vulkanik di area bandara.
"Seluruh aktivitas penerbangan di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta tetap berlangsung aman lancar dan sesuai jadwal," tegas Lukman, Sabtu.
Pihak Kemenhub berjanji akan terus melakukan pengawasan ketat serta koordinasi berkelanjutan dengan berbagai pihak terkait. BMKG AirNav Indonesia pengelola bandar udara dan seluruh maskapai penerbangan akan bersinergi untuk memastikan keamanan dan kelangsungan operasional penerbangan terutama di bandara-bandara yang berpotensi terdampak abu vulkanik.
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara juga mengimbau agar seluruh maskapai dan pemangku kepentingan penerbangan senantiasa mempertinggi tingkat kewaspadaan. Mereka diminta untuk selalu mengikuti informasi resmi serta perkembangan terbaru melalui NOTAM atau ASHTAM terkait dinamika Gunung Anak Krakatau dan potensi penyebaran abu vulkanik.




