Kalimantan Jadi Pusat Ekonomi Baru RI

lahatsatu.com – Peta kekuatan ekonomi Indonesia diprediksi akan mengalami pergeseran besar-besaran dalam beberapa tahun ke depan. Jika selama ini pusat gravitasi ekonomi nasional bertumpu pada

Agus sujarwo

Kalimantan Jadi Pusat Ekonomi Baru RI

lahatsatu.com – Peta kekuatan ekonomi Indonesia diprediksi akan mengalami pergeseran besar-besaran dalam beberapa tahun ke depan. Jika selama ini pusat gravitasi ekonomi nasional bertumpu pada Pulau Jawa dan Sumatra, kini perhatian dunia mulai beralih ke arah timur, tepatnya ke Pulau Kalimantan. Kawasan ini diproyeksikan akan bertransformasi menjadi superhub ekonomi Nusantara yang menjadi mesin penggerak utama bagi pemerataan pembangunan nasional.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) sekaligus Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Rachmat Pambudy, mengungkapkan bahwa visi besar ini bukan sekadar wacana. Kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan menjadi katalisator utama yang mampu menarik ekosistem ekonomi keluar dari dominasi Jawa. IKN dipandang sebagai magnet yang akan menciptakan pusat pertumbuhan baru bagi Indonesia.

Kalimantan Jadi Pusat Ekonomi Baru RI
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Lebih jauh lagi, Rachmat menekankan bahwa potensi Kalimantan tidak hanya terbatas pada skala domestik. Ia melihat adanya peluang emas untuk membentuk sebuah kekuatan ekonomi regional yang melibatkan negara tetangga. "Ini bukan sekadar segitiga baru antara Malaysia, Brunei Darussalam, dan Indonesia. Ini adalah segitiga emas untuk masa depan," tegas Rachmat dalam sebuah kesempatan.

Transformasi ekonomi di tanah Borneo ini nantinya tidak akan berjalan secara serampangan. Pemerintah telah merancang enam klaster strategis yang akan menjadi tulang punggung ekonomi kawasan tersebut. Klaster tersebut meliputi pengembangan teknologi bersih, industri farmasi yang terintegrasi, sektor pertanian berkelanjutan, ekowisata dan wisata kesehatan, industri kimia, hingga pengembangan energi rendah karbon.

Namun, membangun sebuah superhub tidak hanya soal membangun pabrik atau gedung tinggi. Rachmat menekankan pentingnya investasi pada sumber daya manusia (SDM). Pengembangan keterampilan, kualitas pendidikan, dan akses kesehatan yang mumpuni menjadi syarat mutlak agar masyarakat lokal tidak hanya menjadi penonton di tengah kemajuan daerahnya sendiri.

Selain aspek manusia, pembangunan infrastruktur fisik juga menjadi prioritas utama. Pemerintah tengah mendorong penguatan koridor ekonomi yang menghubungkan Nusantara, Balikpapan, hingga Samarinda. Selain itu, pembangunan jaringan Trans-Kalimantan, penguatan konektivitas pelabuhan, serta pengembangan bandara akan menjadi kunci untuk menghubungkan kawasan produksi dengan pasar regional yang lebih luas.

Pemerintah juga berkomitmen agar transformasi ini tetap menjaga keseimbangan alam. Aspek ketahanan ekologi, perlindungan sumber daya air, serta penghormatan terhadap hak-hak masyarakat adat tetap menjadi perhatian serius. Dengan pendekatan yang inklusif dan berkelanjutan, Kalimantan diharapkan tidak hanya menjadi pusat pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjadi model pembangunan yang adil bagi seluruh rakyat Indonesia.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Klik Laporkan. Terima Kasih
Laporkan

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar