Intip Budidaya Spirulina Panen Cuan Besar

lahatsatu.com – Semarang kini menjadi pusat perhatian berkat pengembangan spirulina yang digarap serius sebagai komoditas berpotensi ekonomi tinggi. Mikroalga hijau biru ini bukan sekadar tumbuhan

Agus sujarwo

Intip Budidaya Spirulina Panen Cuan Besar

lahatsatu.com – Semarang kini menjadi pusat perhatian berkat pengembangan spirulina yang digarap serius sebagai komoditas berpotensi ekonomi tinggi. Mikroalga hijau biru ini bukan sekadar tumbuhan air biasa, melainkan aset berharga yang siap menopang berbagai sektor industri, mulai dari kesehatan, pangan, hingga kecantikan.

Di fasilitas budidaya Albitec, kawasan Gunungpati, Semarang, Jawa Tengah, para pekerja tampak sibuk memanen alga jenis spirulina. Pembudidayaan di sini menerapkan sistem berkelanjutan, menjamin produksi biomassa berkualitas prima yang ramah lingkungan. Proses ini merupakan kunci utama untuk menghasilkan bahan baku bermutu tinggi yang dibutuhkan pasar.

Intip Budidaya Spirulina Panen Cuan Besar
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Dalam siklus tanam yang relatif singkat, yakni sekitar 7 hingga 14 hari, setiap kolam budidaya mampu menghasilkan 20 hingga 30 kilogram biomassa basah. Massa alga segar ini kemudian diproses lebih lanjut untuk diubah menjadi produk-produk bernilai jual tinggi. Bayangkan, 100 gram produk olahan spirulina bisa dibanderol hingga Rp100.000, menunjukkan betapa menjanjikannya potensi bisnis ini.

Alga air tawar ini memiliki spektrum pemanfaatan yang sangat luas. Setelah melalui serangkaian pengolahan, spirulina bertransformasi menjadi bahan baku utama untuk suplemen penunjang kesehatan, komponen penting dalam pangan fungsional, bahan dasar produk kosmetik premium, bahkan hingga pakan ternak. Keberagaman aplikasinya menjadikan spirulina lokal dari Semarang ini sebagai "emas hijau" yang siap menggebrak pasar domestik dan internasional.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Klik Laporkan. Terima Kasih
Laporkan

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar