Harga Tiket Pesawat Terancam Naik? Maskapai Ajukan Kenaikan ke Pemerintah

Jakarta – Industri penerbangan nasional tengah menghadapi tantangan berat akibat konflik global yang memicu kenaikan harga minyak dunia dan pelemahan rupiah. INACA (Indonesia National Air

Agus sujarwo

Harga Tiket Pesawat Terancam Naik? Maskapai Ajukan Kenaikan ke Pemerintah

Jakarta – Industri penerbangan nasional tengah menghadapi tantangan berat akibat konflik global yang memicu kenaikan harga minyak dunia dan pelemahan rupiah. INACA (Indonesia National Air Carriers Association) khawatir kondisi ini dapat mengancam keberlangsungan industri penerbangan.

Sekretaris Jenderal INACA, Bayu Sutanto, mengungkapkan bahwa kenaikan biaya operasional maskapai menjadi perhatian utama. Untuk mengatasi hal ini, INACA mengajukan sejumlah usulan kepada pemerintah, termasuk kenaikan fuel surcharge sebesar 15% dan penyesuaian Tarif Batas Atas (TBA) tiket pesawat domestik sebesar 15% untuk jenis pesawat jet dan propeller.

Harga Tiket Pesawat Terancam Naik? Maskapai Ajukan Kenaikan ke Pemerintah
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Selain itu, INACA juga meminta pemerintah untuk mempertahankan kebijakan stimulus diskon tiket pesawat melalui penurunan berbagai biaya bagi maskapai. Stimulus temporer seperti penundaan PPN Avtur dan tiket domestik, keringanan biaya bandara, serta penjadwalan ulang pembayaran biaya bandara dan navigasi juga diharapkan dapat terus berlanjut.

Menanggapi usulan tersebut, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan akan mempertimbangkan berbagai aspek secara komprehensif. Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa, menegaskan bahwa pemerintah memahami kesulitan yang dihadapi industri penerbangan akibat situasi geopolitik global.

Kemenhub akan terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk maskapai, operator bandara, dan penyedia avtur, untuk memantau perkembangan harga avtur dan dampaknya terhadap operasional penerbangan.

Terkait usulan kebijakan stimulus, Lukman menyatakan bahwa pemerintah akan tetap memperhatikan kondisi fiskal dan kepentingan masyarakat luas. Keseimbangan antara keberlangsungan industri dan perlindungan konsumen akan menjadi prioritas utama dalam setiap pengambilan kebijakan.

"Kami menegaskan bahwa setiap kebijakan yang diambil akan mengedepankan keseimbangan antara keberlangsungan usaha industri penerbangan dan perlindungan konsumen, sehingga layanan angkutan udara tetap terjaga dari sisi keselamatan, keamanan, keterjangkauan, dan konektivitas nasional," ujar Lukman.

Keputusan akhir mengenai usulan kenaikan harga tiket pesawat masih menunggu pertimbangan lebih lanjut dari pemerintah. Masyarakat berharap pemerintah dapat mengambil kebijakan yang bijaksana dan berpihak pada kepentingan semua pihak.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Klik Laporkan. Terima Kasih
Laporkan

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar