lahatsatu.com – Kabar gembira datang dari pasar keuangan global. Obligasi perdana yang diterbitkan oleh Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara atau Danantara sukses besar menarik perhatian investor internasional. Instrumen keuangan ini berhasil menghimpun dana segar sebesar 1,5 miliar dolar AS, namun yang lebih mencengangkan, permintaan investor melonjak hingga 4,6 miliar dolar AS, menunjukkan minat yang luar biasa.
Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia menyambut antusias pencapaian gemilang ini. Wakil Ketua Umum Bidang Kepatuhan dan Etika Bisnis KADIN, Haryara Tambunan, menegaskan bahwa keberhasilan obligasi global ini bukan sekadar transaksi biasa, melainkan fondasi krusial untuk memacu pertumbuhan ekonomi nasional. Menurutnya, tingginya serapan pasar terhadap surat utang negara (SUN) ini adalah bukti nyata fundamental ekonomi Indonesia yang kokoh, bahkan di tengah gejolak ketidakpastian global yang masih membayangi.

Haryara menambahkan, respons positif dari pasar global merupakan cerminan dari kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi Tanah Air. KADIN berkomitmen penuh untuk menjaga momentum kepercayaan ini. "Ini adalah bukti konkret bahwa ekonomi Indonesia kuat dan diakui di mata dunia. Kami di KADIN akan mengerahkan segala upaya untuk mempertahankan kepercayaan ini demi kemajuan Indonesia," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima lahatsatu.com.
Lebih lanjut, KADIN berjanji akan terus menjalin konsolidasi erat dengan pemerintah. Peran KADIN juga akan diperkuat sebagai jembatan strategis bagi para pelaku pasar, dengan tujuan utama untuk terus meningkatkan iklim investasi yang kondusif di seluruh pelosok negeri.
Sebelumnya, Chief Executive Officer (CEO) Danantara, Rosan Perkasa Roeslani, mengonfirmasi bahwa dana hasil penerbitan obligasi global ini dijadwalkan akan masuk ke rekening Danantara pada tanggal 18 Juni mendatang, siap untuk dimanfaatkan bagi berbagai proyek strategis.




