Danantara Bentuk Anak Perusahaan, Ubah Sampah Jadi Energi

Jakarta, Lahatsatu.com – BPI Danantara memperkuat komitmennya dalam pengelolaan sampah berkelanjutan dengan mendirikan anak perusahaan baru, PT Daya Energi Bersih Nusantara (DENERA). Pembentukan DENERA pada

Agus sujarwo

Danantara Bentuk Anak Perusahaan, Ubah Sampah Jadi Energi

Jakarta, Lahatsatu.com – BPI Danantara memperkuat komitmennya dalam pengelolaan sampah berkelanjutan dengan mendirikan anak perusahaan baru, PT Daya Energi Bersih Nusantara (DENERA). Pembentukan DENERA pada 1 April 2026 ini menjadi langkah strategis Danantara dalam mengembangkan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) atau Waste to Energy (WtE).

"Daya Energi Bersih Nusantara ini adalah perusahaan yang baru dibentuk oleh Danantara Investasi Manajemen di 1 April 2026 kemarin yang memiliki fokus untuk menjalankan program PSEL," ujar Director of Investments Danantara Investment Management, Fadli Rahman dalam acara Coffe Afternoon with Danantara di Wisma Danantara, Jakarta, Kamis (9/4/2026).

Danantara Bentuk Anak Perusahaan, Ubah Sampah Jadi Energi
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

DENERA akan berperan sebagai pengelola dengan kepemilikan saham 30% dalam proyek PSEL, sementara 70% saham lainnya akan dimiliki oleh mitra proyek. Selain itu, DENERA juga akan fokus pada perbaikan sistem pengelolaan sampah secara menyeluruh, mulai dari pengumpulan hingga penerapan berbagai skema pengolahan seperti Depo Pengolahan Sampah Reduce (DPSR), Depo Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (DPS3R), dan Depo Pengolahan Sampah Terpadu (DPST).

"Dan kita juga akan fokus ke depannya akan mengembangkan untuk sampah-sampah selain sampah rumah tangga, seperti, sampah industri bahkan sampah yang berbahaya," ujarnya.

BPI Danantara menargetkan pembangunan tiga proyek PSEL yang akan dimulai paling lambat Juli 2026. Proyek-proyek ini akan berlokasi di Bekasi, Denpasar, dan Bogor.

"Groundbreaking itu bisa dilakukan kapan saja dari April sampai bulan Juni. Cuma yang lebih penting adalah kapan ini mulai dibangun. Target kita ini mulai dibangun di akhir Juni, awal Juli paling telat," ungkap Fadli saat ditemui di Graha Mandiri, Jumat (6/3/2026).

Proses pembangunan proyek PSEL diperkirakan akan memakan waktu hingga dua tahun. Namun, untuk proyek di Bekasi dan Denpasar, mitra proyek telah berkomitmen untuk mempercepat pembangunan.

"Kebetulan keduanya memang komitmennya lebih cepat. Janjinya by 2027 akhir itu kita terbangun, sudah COD. Untuk di Bekasi di awal 2028," ungkap Fadli. Dengan langkah ini, Danantara berharap dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mengatasi masalah sampah sekaligus menghasilkan energi bersih bagi Indonesia.

Jika keberatan atau harus diedit baik Artikel maupun foto Silahkan Klik Laporkan. Terima Kasih
Laporkan

Tags

Related Post

Tinggalkan komentar